Iuran PHBN Berbek Dipersoalkan, ASN Soroti Koordinasi dan Pertanggungjawaban Anggaran



Nganjuk, koranpatroli.id— Penggalangan iuran untuk kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan RI atau PHBN di Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, menjadi perhatian sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN). Pasalnya, besaran sumbangan yang ditarik disebut berbeda berdasarkan golongan, mulai dari Rp25 ribu hingga Rp150 ribu.


Iuran tersebut dihimpun oleh panitia PHBN Kecamatan Berbek yang diketuai Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Berbek, Anang Murjoko. Namun, sejumlah ASN mengaku kecewa lantaran tidak seluruh pihak diajak dalam koordinasi terkait penentuan maupun penggunaan anggaran kegiatan.


Selain persoalan koordinasi, sejumlah ASN juga mempertanyakan transparansi pertanggungjawaban dana yang telah dihimpun. Mereka mengaku belum mengetahui secara jelas rincian pemasukan maupun pengeluaran anggaran kegiatan PHBN tersebut.
Saat dikonfirmasi, Senin (22/9/2026), Sekcam Berbek Anang Murjoko membenarkan adanya penarikan sumbangan dengan nominal yang berbeda sesuai golongan ASN.


Menurut Anang, besaran tersebut bukan angka baru karena mengacu pada pola sumbangan tahun-tahun sebelumnya selama dirinya menjabat sebagai Sekcam Berbek.
“Dari dulu kan memang begitu, dan sumbangan tersebut sama dengan tahun yang lalu,” ujar Anang.


Ia juga menjelaskan bahwa koordinasi tidak dilakukan dengan mengundang seluruh pihak yang memberikan sumbangan. Menurutnya, rapat hanya menghadirkan koordinator dari masing-masing kelompok.
“Memang untuk rapat hanya menghadirkan koordinator masing-masing saja. Kalau saya undang semua pendopi, saya tidak muat,” tuturnya.


Sementara terkait kepanitiaan, pihak kecamatan menyampaikan bahwa panitia PHBN telah dibubarkan. Namun, pertanggungjawaban keuangan kegiatan tersebut disebut belum dituangkan dalam laporan tertulis yang disampaikan kepada seluruh pihak terkait.
Anang mengatakan, kondisi keuangan panitia setelah kegiatan PHBN berakhir justru mengalami kekurangan.


“Kita minus Rp3 juta,” ujarnya.


Pernyataan tersebut kembali memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pengelolaan dan pertanggungjawaban dana yang dihimpun dari para ASN. Sejumlah pihak menilai, laporan pemasukan dan pengeluaran secara tertulis penting untuk memberikan kejelasan kepada para pemberi sumbangan sekaligus memastikan pengelolaan kegiatan berjalan transparan.


Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh rincian tertulis mengenai total dana yang berhasil dihimpun, penggunaan anggaran, maupun pos-pos pengeluaran kegiatan PHBN Kecamatan Berbek.


Persoalan tersebut diharapkan dapat dijelaskan secara terbuka oleh panitia agar tidak menimbulkan persepsi berbeda di kalangan ASN maupun masyarakat terkait pengelolaan dana kegiatan peringatan kemerdekaan.(tim) 

Editor : Redaksi

No comments

Powered by Blogger.